__temp__ __location__
`
Rakernas Perdana GPEI 2025 Siap Rumuskan Arah Baru Ekspor Indonesia

Mikhael Ardianto Wakil Sekretaris Jenderal I GPEI saat menghadiri Pelantikan DPD GPEI Kaltim di Hotel Aston Samarinda 18 Desember 2023

Rakernas Perdana GPEI 2025 Siap Rumuskan Arah Baru Ekspor Indonesia

LOKUSNEWS.ID, JakartaDunia ekspor Indonesia bersiap memasuki babak baru. Dewan Pengurus Pusat Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (DPP GPEI) memastikan akan menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama tahun 2025 pada Senin, 8 Desember 2025 di Manhattan Hotel, Jakarta. Gelaran ini dipandang sebagai wadah untuk menyatukan langkah pelaku ekspor di tengah perubahan kebijakan dan dinamika pasar global yang terus bergerak cepat, terutama di kawasan Eropa dan Kanada.

Rakernas tersebut akan menghadirkan Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, sekaligus membuka rangkaian dialog interaktif bertema “Potensi Pasar Ekspor Pasca Europe dan Canada”. Sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai bidang industri dijadwalkan tampil sebagai narasumber, membahas prospek, tantangan, hingga arah baru strategi peningkatan ekspor.

Wakil Sekretaris Jenderal I GPEI sekaligus Ketua Panitia Rakernas, Mikhael Ardianto Pradana, menjelaskan bahwa forum ini akan menitikberatkan pada pemetaan isu strategis mulai dari hambatan teknis, dinamika regulasi, hingga peluang pasar yang muncul dari daerah maupun pusat.

“Rakernas ini menjadi kesempatan untuk menyamakan persepsi terkait berbagai persoalan ekspor yang dirasakan anggota di seluruh Indonesia,” ujar Mikhael.

Ia menambahkan, peserta yang hadir tidak hanya berasal dari jajaran DPD GPEI, tetapi juga melibatkan operator pelabuhan, eksportir, asosiasi mitra, serta pejabat dari beberapa kementerian. Kolaborasi lintas lembaga inilah yang diharapkan dapat memperkuat fondasi ekspor nasional, di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Selain Mendag, tiga pembicara utama dipastikan hadir dalam sesi dialog: pejabat dari Direktorat Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, serta Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI). Mereka akan mengulas perkembangan terbaru kebijakan dagang di Eropa dan Kanada, berikut implikasinya terhadap produk Indonesia.

Mikhael menegaskan bahwa Rakernas ini merupakan forum strategis pertama yang digelar DPP GPEI di tahun 2025, sekaligus bagian dari penyegaran organisasi dan perumusan arah langkah menghadapi tantangan baru perdagangan internasional.

GPEI menilai peluang ekspor ke Eropa dan Kanada tetap menjanjikan, terutama untuk sektor makanan dan minuman, produk manufaktur, serta komoditas bernilai tambah. Namun demikian, kesiapan standar mutu, kekuatan diplomasi dagang, dan efisiensi logistik menjadi faktor penentu untuk memastikan produk Indonesia mampu bersaing.

Melalui Rakernas ini, GPEI berharap dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat mendukung pemerintah sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi pelaku ekspor untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing di kancah global.

Indonesia Mantap Menuju Ekspor Pangan, Swasembada Jadi Landasan Baru
Indonesia Mantap Menuju Ekspor Pangan, Swasembada Jadi Landasan Baru
IHSG Melemah Usai Rilis APBN Oktober 2025, Sektor Energi Jadi Penekan Terbesar
IHSG Melemah Usai Rilis APBN Oktober 2025, Sektor Energi Jadi Penekan Terbesar